Daging Ilegal sebagai Ancaman Resiko Sumber Infeksi PMK di Wilayah Indonesia
Daging ilegal yang masuk ke Entikong berisiko sebagai sumber infeksi PMK di Indonesia seperti daging beku bertulang tanpa limfoglandula dan jeroan beku tanpa limfoglandula. Berdasarkan jalur dan frekuensi pengangkutan, perkiraan volume pemasukan daging ilegal menunjukkan kemungkinan daging masih bisa lolos melalui jalur non-kendaraan. Kondisi-kondisi tersebut mengindikasikan bahwa pemasukan daging ilegal dapat sebagai ancaman risiko masuknya virus PMK ke Indonesia khususnya di perbatasan darat Indonesia – Malaysia, Entikong. Perlu dilakukan upaya pencegahan untuk mengurangi ancaman risiko yaitu dengan melakukan pengawasan yang lebih ketat di pintu-pintu pemasukan dengan berkoordinasi lintas instansi di perbatasan untuk bersama-sama mencegah pemasukan daging ilegal. Inilah hasil penelitian Doktor Risma JP Silitonga dari Badan Karantina Pertanian Jakarta.read more
https://kanalpengetahuan.fkh.ugm.ac.id/wp-content/uploads/sites/184/2017/09/20160617daging.jpg400600Handihttp://kanalpengetahuan.fkh.ugm.ac.id/wp-content/uploads/sites/184/2017/07/logo-web-kpmi-fkh.pngHandi2017-08-16 11:56:112017-09-19 16:13:16Daging Ilegal sebagai Ancaman Resiko Sumber Infeksi PMK di Wilayah Indonesia
Daging Ilegal sebagai Ancaman Resiko Sumber Infeksi PMK di Wilayah Indonesia
/in Publikasi/by HandiDaging Ilegal sebagai Ancaman Resiko Sumber Infeksi PMK di Wilayah Indonesia
Daging ilegal yang masuk ke Entikong berisiko sebagai sumber infeksi PMK di Indonesia seperti daging beku bertulang tanpa limfoglandula dan jeroan beku tanpa limfoglandula. Berdasarkan jalur dan frekuensi pengangkutan, perkiraan volume pemasukan daging ilegal menunjukkan kemungkinan daging masih bisa lolos melalui jalur non-kendaraan. Kondisi-kondisi tersebut mengindikasikan bahwa pemasukan daging ilegal dapat sebagai ancaman risiko masuknya virus PMK ke Indonesia khususnya di perbatasan darat Indonesia – Malaysia, Entikong. Perlu dilakukan upaya pencegahan untuk mengurangi ancaman risiko yaitu dengan melakukan pengawasan yang lebih ketat di pintu-pintu pemasukan dengan berkoordinasi lintas instansi di perbatasan untuk bersama-sama mencegah pemasukan daging ilegal. Inilah hasil penelitian Doktor Risma JP Silitonga dari Badan Karantina Pertanian Jakarta. read more